Archive for September, 2010

Sepasang Ular Sanca Gegerkan Ciganjur

Posted on September 28, 2010. Filed under: Uncategorized |

Sepasang Ular Sanca Gegerkan Ciganjur
Senin, 27 September 2010 | 15:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Jalan Manggis Dalam I RT 01 RW 01, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tiba-tiba digegerkan dengan penemuan sepasang ular sanca kembang. Kedua hewan reptil tersebut ditemukan secara terpisah saat Situ Ciganjur yang berada di lokasi meluap akibat hujan deras sejak Minggu (26/9/2010) kemarin.

Satu ekor ular sanca kembang sepanjang empat meter ditemukan warga pada Minggu malam, sedangkan seekor lainnya sepanjang tiga meter ditemukan pagi tadi. Saat ini kedua ular itu masih diamankan di salah satu rumah warga yang juga penemu reptil tersebut.

Suhadi (38), salah seorang penangkap ular, mengatakan, keberadaan ular itu diketahui berkat seorang pengendara motor yang melintas di sekitar lokasi dan memberitahukan kepada warga. Dengan dibantu enam warga lain, ia pun berupaya menangkap ular tersebut.

“Kami menangkap dengan peralatan seadanya, seperti karung dan tali. Kami takut digigit,” kata pria yang akrab disapa Adi itu, Senin.

Adi mengaku, jika ada pembeli yang berminat, ia akan menjualnya Rp 300.000. Namun, untuk saat ini, dirinya akan memelihara ular tersebut. “Sejak ditemukan, ularnya belum makan. Sebelumnya sudah diberi ayam, tetapi tidak dimakan,” terang Adi.

Narto (28), penemu lainnya, mengatakan, kedua ular tersebut berjenis kelamin perempuan dan laki-laki. Penemuan ini bukanlah yang pertama kali dan sering kali keberadaan ular itu meresahkan warga sekitar. “Kami memang sering menemukan ular besar seperti ini,” katanya.

Saat ini, kedua ular sanca kembang itu diletakkan di akuarium. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, keduanya diletakkan secara terpisah. Ular tersebut pun menjadi tontonan warga sekitar, baik anak-anak maupun orang dewasa. Agar tidak membahayakan warga, mulut kedua retil tersebut diplester dengan plakban.

Iklan
Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( Komentar Dinonaktifkan pada Sepasang Ular Sanca Gegerkan Ciganjur )

Anak Berbakat Belum Tentu Sukses

Posted on September 28, 2010. Filed under: Uncategorized |

Anak Berbakat Belum Tentu Sukses

Selasa, 28 September 2010 06:11 WIB | Iptek | Sains | Dibaca 369 kali
Anak Berbakat Belum Tentu Sukses
ilustrasi (FotoANTARA)

Jakarta (ANTARA News)- Anak-anak dengan bakat luar biasa ternyata sama besar kemungkinannya untuk gagal maupun sukses pada masa dewasa.

Dalam salah satu penelitian terpaling luas yang pernah diadakan, ditemukan bahwa dari 210 anak berbakat, hanya tiga persen yang akhirnya “jadi orang”.

Professor Joan Freeman mengatakan dari 210 anak-anak yang dia teliti, hanya setengah lusin yang bisa dikatakan meraih ‘kesuksesan konvensional’.

“Pada usia enam atau tujuh tahun anak berbakat memiliki potensi yang mencengangkan, tetapi banyak dari mereka terjebak dalam situasi potensi terpasung,” kata Freeman seperti yang dikutip Daily Mail, Senin.

Professor Freeman melacak anak-anak yang berbakat di bidang matematika, seni, dan musik sejak tahun 1974 hingga sekarang.

Kebanyakan dari mereka tidak sukses pada masa dewasa karena perlakuan yang mereka alami dan dalam beberapa kasus direngut dari masa kanak-kanak.

Dalam beberapa kejadian, orang tua menekan anaknya begitu keras atau malah dipisahkan dari kelompok sebayanya, sehingga akhirnya hanya mempunyai sedikit teman.

Ia juga menambahkan ‘menjadi istimewa berarti lebih bisa menghadapi hal-hal yang bersifat intelektual tapi tak selalu bisa menghadapi hal-hal emosional.

Freeman juga cenderung menekankan bahwa anak-anak berbakat sama rapuhnya dengan anak biasa bahkan mungkin “punya kekuatan emosi yang lebih besar”.

“Saya ingin menegaskan bahwa mereka yang berbakat juga hanya manusia biasa tapi menghadapi tantangan-tantangan, khususnya harapan yang tidak sesuai kenyataan, biasanya dipandang aneh dan tak bahagia,” tegas Freeman.

“Orang tua dan guru bisa merasa terancam dengan kehadiran mereka dan bereaksi meredam kemampuan mereka. Yang mereka inginkan hanya diterima apa adanya, kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, dan mendapatkan dukungan moral yang memadai,” papar Freeman lebih jauh.

Salah satu contoh anak berbakat yang kemudian gagal untuk berkembang adalah Andrew Halliburton, yang ketika masih berusia delapan tahun telah memahami matematika untuk sekolah menengah tetapi kini hanya bekerja di warung cepat saji McDonald.

Contoh lain yang menarik adalah Anna Markland dan Jocelyn Lavin yang telah menjadi bintang sekolah musik Chetham, Manchester, Inggris, ketika berusia 11 tahun.

Markland yang kini berusia 46 tahun, berasal Princes Risborough, Buckinghamshire, Inggris dan pada 1982 dinobatkan sebagai Pemusik Termuda Terbaik pleh BBC.

Ia kemudian belajar musik di Oxford selama dua tahun dan sekarang menjadi seorang pemusik profesional, yang menurutnya merupakan profesi terbaik di dunia.

Sebaliknya, Lavin berbalik dari musik dan berpindah menekuni ilmu pengatahuan alam. Ia kemudian memmperoleh nilai A dalam bidang itu di antara 210 anak berbakat tadi.

Tetapi setelah masuk University College London, ia gagal dalam matematika dan astronomi pada usia 17 tahun. Ia kemudian keluar tanpa meraih satu gelar pun.

“Saya tak tahu yang ingin saya tekuni kecuali terbang ke luar angkasa,” katanya.

Setelah 20 tahun berprofesi sebagai guru matematika, ia kini masih harus bermasalah dengan rumahnya yang dililit masalah kredit.

Mnurut Professor Freeman, permasalahan lain bagi anak-anak istimewa, mereka sering kali cemerlang di bidang apa saja sehingga mereka cenderung ingin mencoba bidang lain padahal bidang yang terdahlu belum dikuasai betul.

Pada dasarnya anak cerdas akan gagal jika mereka ditempatkan di bawah tekanan untuk berkembang.

“Kepuasan dan kreatifitas dari masa anak-anak adalah dasar untuk semua pekerjaan besar,” pungkas Freeman.
(Ber/A038/BRT)

COPYRIGHT © 2010

Ikuti berita terkini di handphone anda http://m.antaranews.com

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( Komentar Dinonaktifkan pada Anak Berbakat Belum Tentu Sukses )

Yusril: Ada yang Tafsirkan Saya Akan Ditahan

Posted on September 28, 2010. Filed under: Uncategorized |

Yusril: Ada yang Tafsirkan Saya Akan Ditahan
“Penegakan hukum bukanlah soal gengsi dan kemarahan tetapi soal kebenaran dan keadilan.”
Selasa, 28 September 2010, 06:34 WIB

Ismoko Widjaya

VIVAnews – Penggugat pasal dalam Undang-Undang Kejaksaan yang juga mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra menyambut baik pernyataan Pelaksana Tugas Jaksa Agung Darmono yang berjanji menuntaskan kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum atau Sisminbakum.

Tetapi, ada hal yang masih mengganjal bagi Yusril. “Kata-kata “menuntaskan” itu bisa multitafsir, bahkan ada yang menafsirkan bahwa itu bermakna saya akan segera ditahan,” kata Yusril dalam keterangan kepada VIVAnews.com.

Meski demikian, Yusril berprasangka baik kepada Darmono. Bahwa kata-kata menuntaskan kasus artinya menyelesaikan penyidikan berbagai kasus yang kini belum diselesaikan. Yusril menuntut, kata-kata menuntaskan itu tetap harus berdasar hukum dan keadilan.

Artinya, kata dia, kalau perkara memang cukup bukti dan landasan hukumnya, maka perkara harus segera dilimpahkan ke pengadilan. Sebaliknya, kalau alat bukti tidak cukup dan dasar hukum meragukan, maka penyidikan perkara itu harus segera dihentikan.

“SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) harus segera diterbitkan dan nama baik tersangka segera direhabilitasi,” tegas mantan Menteri Sekretaris Negara ini. “Inilah keadilan. Jangan berkilah, limpahkan saja perkara. Benar atau salah biar pengadilan yang memutuskan.”

Maka itu, Yusril menekankan bila memang bukti tak cukup dan landasan hukum meragukan, maka tak perlu melimpahkan perkara ke pengadilan. “Penegakan hukum bukanlah soal gengsi dan kemarahan tetapi soal kebenaran dan keadilan. Aparatur penegak hukum menjalankan tugas negara, bukan tugas pribadinya,” ujar dia.

• VIVAnews

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( Komentar Dinonaktifkan pada Yusril: Ada yang Tafsirkan Saya Akan Ditahan )

Seluruh Polsek di Medan Dipasangi CCTV

Posted on September 28, 2010. Filed under: Uncategorized |

Seluruh Polsek di Medan Dipasangi CCTV

Selasa, 28 September 2010 – 06:32 wib

text TEXT SIZE :  
// Share
Adela Eka Putra Marza – Okezone

ilustrasi
MEDAN – Pasca-penyerangan terhadap Mapolsek Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menewaskan tiga anggota kepolisian, sejumlah mapolsek di wilayah Polresta Medan dipasangi dengan kameran CCTV.

Pemasangan CCTV ini untuk mengantisipasi kejadian penyerangan seperti di Mapolsek Hamparan Perak.

Seperti terlihat di Mapolsek Percut Sei Tuan, delapan kamera CCTV dipasang di beberapa tempat. Di antaranya, dari halaman depan, bagian kiri dan kanan kantor, hingga ke ruang tahanan di mapolsek tersebut.

“Pemasangan kamera CCTV ini untuk memantau aktivitas di sekitar kantor. Kita juga ingin mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Kapolsek Percut Sei Tuan AKP M Simanjuntak kepada wartawan, Senin (27/9/2010).

Ditambahkannya, dengan adanya kamera CCTV ini, maka seluruh areal bangunan kantor mapolsek dapat dipantau melalui televisi. Sehingga, jika terjadi hal-hal yang mencurigakan bisa segera diantisipasi.

Pentingnya keberadaan kameran CCTV ini menjadi catatan penting bagi pihak kepolisian. Karena dalam kasus penyerangan Mapolsek Hamparan Perak beberapa waktu lalu, tim penyidik kesulitan untuk mengidentifikasi para pelaku. Hal tersebut karena tidak adanya rekaman video pada waktu kejadian di mapolsek tersebut.

Sebelumnya, Polresta Medan juga telah menyebarkan sejumlah poster tersangka teroris Abu Tholut dan Taufik Hidayat di Mapolsek Percut Sei Tuan. Kawasan ini sendiri sangat berpotensi untuk dijadikan tempat persembunyian para penjahat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek AKP M Simanjuntak dan Kanit Reskrim Iptu Anthoni Simamora bersama beberapa orang anggotanya turun langsung menempel poster yang berisi foto dan data kedua buronan itu. Mereka juga menempelkan poster tersebut di tempat-tempat umum yang menjadi pusat keramaian.
(teb)

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( Komentar Dinonaktifkan pada Seluruh Polsek di Medan Dipasangi CCTV )

Jalan Mulus Panglima TNI Baru, Laksamana Agus Suhartono

Posted on September 28, 2010. Filed under: Uncategorized |

Selasa, 28/09/2010 06:47 WIB

Gb

Jalan Mulus Panglima TNI Baru, Laksamana Agus Suhartono

Ramadhian Fadillah – detikNews

Jakarta – Presiden SBY akan melantik Laksamana Agus Suhartono menjadi Panglima TNI hari ini. Agus menggantikan Jenderal Djoko Santoso yang akan memasuki masa pensiun.
“Informasi dari Setneg pelantikan digelar hari Selasa,” ujar Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Prakoso kepada detikcom, Senin (27/9/2010) malam.

Sebelumnya, DPR telah menilai Agus layak menjadi Panglima TNI setelah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR. Jalan Agus ke kursi nomor satu di tubuh TNI itu mulus tanpa hambatan.

Berbeda dengan bursa pemilihan Kapolri, pergantian Panglima TNI cenderung adem ayem. Internal TNI pun sudah mengisyaratkan posisi Panglima TNI kali ini memang akan dijabat Agus, yang mewakili TNI AL.

“Sekarang kan AL. Itu kalau digilir ya,” ujar KSAU Marsekal Imam Sufaat jauh sebelum SBY resmi mengajukan nama Agus ke DPR sebagai calon tunggal.

Kalangan LSM yang menyoroti TNI dan HAM pun menyambut baik pemilihan Agus sebagai calon Panglima TNI. Kebutuhan penegakkan kedaulatan dan keamanan di laut serta figur yang relatif bersih dari isu pelanggaran HAM, membuat sosok Agus bisa diterima.

“Menurut kami Agus Suhartono pilihan yang tepat melihat kebutuhan negara saat ini,” ujar Direktur Program Imparsial, Poengky Indarti pekan lalu.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR kemarin, Agus berjanji untuk membangun Minimum Essential Force (MEF) TNI di darat laut dan udara. Agus pun menyatakan untuk menjaga netralitas TNI, dan meminta agar TNI tidak diseret-seret dalam politi. Agus juga menyatakan TNI siap membantu Polri untuk menanggulangi aksi terorisme.

Agus Suhartono menjadi Laksamana kedua yang menjadi panglima TNI, setelah Laksamana Widodo AS.

(rdf/her)

Selasa, 28/09/2010 04:17 WIB
LIPI: JL RE Martadinata Ambles Karena Ada Pengerukan Laut

Gb

Amblesnya Jl RE Martadinata, Jakarta Utara menimbulkan spekulasi terkait kontruksi pembuatan jalan. Namun LIPI menuding pengerukan laut di sekitar lokasi sebagai penyebab ablesnya jalan.

Selasa, 28/09/2010 03:46 WIB

Sopir Ngantuk, Daihatsu Gran Max Terbalik di Tol Tangerang

Kecelakaan lalu lintas yang disebabkan ngantuknya pengemudi kembali terjadi. Sebuah Daihatsu Gran Max terbalik di ruas Tol Tangerang pagi ini.

Selasa, 28/09/2010 03:07 WIB

Belum Bisa Mengurus Rumah, Susi Digaji Rp 200 Ribu Per Bulan

PenculikanDLM.jpg

Selama bekerja di kediaman Vivi, Sulistiyowati digaji Rp 200 ribu per bulan. Hal ini karena Susi, sapaan akrab Sulistiyowati, belum bisa mengerjakan pekerjaan rumah sesuai harapan majikannya.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( Komentar Dinonaktifkan pada Jalan Mulus Panglima TNI Baru, Laksamana Agus Suhartono )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...